Pengerebekan tersebut berdasarkan dari
laporan masyarakat bahwa, kades Cangkreng (AM) dilihat warga berada di
salah satu rumah milik (RH) janda beranak satu, warga Dusun Maraan RT 15
RW 04 Desa Saroka, sekitar pukul 00,00 WIB.
Akhirnya warga setempat melaporkan
kejadian itu Kepada Suryo selaku ketua RT setempet, sekitar pukul 00.00
WIB dilakukan pengerebekan ke rumah (RH), sesampainya di rumah (RH),
Suryo selaku ketua RT dan kepala dusun beserta masyarakat menyantroni
rumah (RH) di dusun Maraan RT 15 RW 04 Desa Saroka.
Menurut Suryo, Dalam pengerebekan
tersebut ditemui oleh Dayat adik dari (RH) dan menanyakan apa betul ada
orang di dalam rumah tersebut.
“Saya selaku ketua RT 15 RW 04 dusun
Maraan mendapatka laporan dari masarakat, bahwa masarakat melihat
seseorang laki-laki tengah malam ada di rumah (RH), mendengar laporan
itu saya menghubungi kepala Dusun Maraan Desa Sarokah besama-sama
mendatangi rumah (RH) tersebut dan di temui Dayat adik dari (RH),” ucap
Suryo selaku ketua RT 15 RW 04, Minggu (28/08/2016 ) kepada wartawan
suara indonesia-news.com.
Ia menambahkan, sesampainya di rumah
(RH), pihaknya menayakan kepada Dayat apa benar ada seseorang laki laki
ada di dalam rumah tersebut.
“Dayat mengakui bahwa ada laki-laki di
dalam rumah dan Dayat membeberkan laki-laki tersebut, kepala Desa
Cangreng Lenteng. dan ahirnya kepala desa cangreng (AM) tersebut disuruh
keluar oleh warga setempat, dan warga besama aparatur desa menanyakan
maksud dan tujuan kenapa sampai jam 01.00 WIB masih di rumah warga
Saroka, (AM) berdalih mau servis leptop,” tuturnya.
Lanjutnya, tetapi warga tidak percaya
atas keterangan kepala desa Cangreng (AM) karna si pemilik rumah (RH)
tersebut tidak ada servis leptop. Berdasarkan informasi dari masarakat
kepala desa Cangreng (AM) bukan cumak satu kali yang sudah kepergok
warga di rumah (RH), akan tetapi warga dusun maraan RT 15 RW 04 Desa
Saroka masih membiarkan.
“Dengan kejadian tadi malam ahirya warga
sudah mulai risih dan ahirnya warga setempat meyuruh kepala desa
cangreng untuk pulang dengan paksa,” pungkasnya.
Komentar
Posting Komentar